selamat datang **** sugeng rawuh **** ahlan wa sahlan **** http://www.facebook.com/pustakawankaranganyar **** deche.ygo@gmail.com

Thursday, 4 October 2012

General — 23 July 2007
Buletin “Papyrus” PSTP-FISIP Unair, Edisi XV Oktober-Desember 2005. Diskusi ini tidak pernah ada secara fisik. Karena itu diskusi ini adalah diskusi imajiner. Diskusi ini merupakan isi materi diskusi di milis the_ics (Indonesian Cyberlibrary Society) yang dilakukan sekitar Juli-Agustus 2003 dan mengangkat tema Kepustakawanan dan TI. Nama-nama yang tercantum adalah asli sesuai dengan email yang bersangkutan. Substansi materi tidak berubah, dengan demikian diskusi imajiner ini tidak menghilangkan maksud dan isi dari diskusi di the_ics tersebut.
——
Moderator:
Saudara-saudara, kita akan berdiskusi tentang TEKNOLOGI DAN PUSTAKAWAN. Saya kira

Tuesday, 11 September 2012

Minimnya anggaran menghambat Perpustakaan Daerah (Perpusda) Karanganyar mencapai Standar Nasional Perpustakaan Kabupaten/Kota.
“Anggaran operasional kegiatan perpustakaan yang berasal dari APBD Karanganyar masih belum mencukupi. Per tahun baru dianggarkan sekitar Rp250 juta,” jelas Kepala Kantor Perpusda Karanganyar, Edi Yusworo, sebagaimana duniaperpustakaaN.com kutip dari solopos.com (10/9/12).

Thursday, 9 August 2012

Presiden FBF Tinjau Kesiapan Perpusnas: Guest of Honour Frankfurt Book Fair 2015

17 Juli 2012, (Selasa)



Salemba, Jakarta—Perpustakaan Nasional kedatangan tamu istimewa Presiden Frankfurt Book Fair Juergen Boss, Selasa, (17/7). Kedatangan Juergen yang didampingi perwakilan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) diterima langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih dalam rangka melihat kesiapan Indonesia sebagai Guest of Honour Frankfurt Book Fair (FBF) 2015 mendatang. “Kami siap menyukseskan event tersebut,” ucap Kepala Perpusnas mantap.

Sunday, 5 August 2012

Suara Merdeka : Menanti Sertifikasi Pustakawan

03 Maret 2012
Menanti Sertifikasi Pustakawan
  • Oleh Endang Fatmawati
 
 
AWAL tahun 2012 ini merupakan momen yang sangat penting bagi pustakawan Indonesia, karena pada saat ini topik hangat mengenai sertifikasi pustakawan sudah mulai digodok oleh pemerintah.

Paling tidak profesi pustakawan sudah mendapat tempat di masyarakat dan menjadi agenda bagi pemangku kebijakan. Saya berani mengatakan bahwa pustakawan merupakan sebuah profesi yang sangat prestisius. Pustakawan bisa menjadi tenaga pendidik dalam kiprahnya untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan harus menjadi ruang publik untuk pembelajaran sepanjang hayat.